Turis China Beri Acungan Jempol Untuk Bali

 


 

 

 

 

DENPASAR, KOMPAS.com –Pemerintah dan komponen pariwisata Bali hendaknya berbangga hati terhadap penilaian wisatawan China yg memberi acungan jempol terhadap pelayanan yg pernah diterimanya selama liburan di Pulau Dewata.

“Penilaian positif ini hendaknya dipelihara bahkan ditingkatkan lagi oleh pelaku pariwisata buat mampu menarik lebih banyak wisatawan China tiba berlibur ke Pulau Dewata,” kata Pengamat Pariwisata Bali, Dewa Nyoman Putra di Denpasar, Selasa (21/10/2015).

Ia menyatakan ha itu menanggapi kesan para wisatawan China yg berlibur ke Bali memberikan penilaian positif terhadap banyak restoran yg pernah mereka kunjungi selama berada di Pulau Dewata, dan mereka membagi keterangan tersebut kepada rekan di negaranya.

Promosi pariwisata lewat mulut ke mulut masih ampuh dalam mempengaruhi terhadap calon wisatawan yg mulai berlibur ke suatu destinasi pariwisata, dan keterangan ini mulai lebih luas lagi seandainya diinformasikan lewat media sosial yg dimilikinya, kata Dewa Putra.

Wisatawan China yg pernah tiba berlibur ke Pulau Dewata umumnya memberikan nilai empat bintang ke atas dan hal ini berarti bagus, terhadap restoran-restoran dan akomodasi perhotelan yg pernah mereka kunjungi selama di pulau seribu Pura ini.

Ia menjelaskan, potensi wisatawan asing yang berasal China cukup besar mengingat jumlah penduduknya adalah paling padat di dunia sehingga keinginan mereka melakukan perjalanan wisata ke luar negeri cukup banyak dan ini perlu dijaring bagi mampu berlibur ke Bali.

Apalagi pemerintah Indonesia telah memberikan kemudahan dengan diberinya bebas visa buat turis China ke Indonesia termasuk Bali, diperbanyaknya penerbangan dari Bali ke Tiongkon pergi-pulang, bisa diyakini bahwa masyarakat negeri tirai bambu itu mulai banyak ke sini.

Dewa Putra mengatakan, jumlah kunjungan turis asing ke Bali dewasa ini terbanyak tiba adalah pelancong dari Australia, keadaan tak mulai lama lagi dapat saja disalip oleh kehadiran wisatawan China yg ketika ini telah akan bertengger di urutan kedua.

Menurut kedatangan turis asing ke Bali selama Agustus 2015, yg paling banyak tiba adalah dari China sebanyak 66.840 orang, menyusul yang berasal Australia 59.069 orang dan Jepang diurutan ketiga yakni sebanyak 19.124 orang.

Sementara catatan Dinas Pariwisata Bali menyebutkan, jumlah wisatawan China yg berkunjung ke Bali pada periode Januari-Agustus 2015 mencapai 489.233 orang atau bertambah 25.56 persen seandainya dibandingkan periode yg sama 2014 cuma 389.627 orang.

 

 

 

LES PRIVAT BAHASA MANDARIN DENPASAR seminggu 1 kali

1 orang  320.000/bulan, seminggu 1 kali

 

2-3 orang  540.000/bulan, seminggu 1 kali

 

4-5 orang  800.000/bulan, seminggu 1 kali

 

6-8 orang  980.000/bulan, seminggu 1 kali

 

Durasi 80-90 menit

 

Jika ingin menambah waktu les 130-180 menit akan dikenakan biaya tambahan 35%

 

Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Mahasaraswati dan Udayana les seminggu 4 kali dan mengambil paket les 130-180 menit Diskon 10 %

 

Les jam 09.00 sampai 14.00 diskon 10 %

 

Mahasiswa dan mahasiswi les minimal peserta 6 orang dan mimimal seminggu 3 kali diskon 10%

 

JIKA BERMINAT HUBUNGI

 

WA 0 878  533  000   91

 

LINE young_bastian

 

Email laoshi689@gmail.com



Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Pasar Pariwisata Tiongkok Meningkat Signifikan

LES PRIVAT BAHASA MANDARIN DENPASAR seminggu 2 kali

LES PRIVAT BAHSA MANDARIN DENPASAR